Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2015

Balasan Peri Cantik

Aku rasa salah satu diantara mereka berdua sudah baca post tentang mereka. Tiba-tiba saja pagi ini dapat pesan kayak gini.... "Teruntuk sahabatku, Dirimu adalah berlian. Berlian yang sedang ditempa dengan tekanan, ujian, dan cobaaan. Kelak saat masa itu sudah usai, berlian akan bersinar terang. Jangan putus asa saat ujian menerpa. Semua itu diberikan Allah untuk membuat dirimu lebih bersinar." Cuma bisa bilang subhanallah :') terharu? iya terharu. termotivasi? termotivasi banget!!! Semoga Allah selalu berikan kemudahan untuk kalian. Serius dalam bimbingan lalu raih medali emas ketika sampai nasional nanti. AMIN YA RABBAL'ALAMIN

30 Cara Belajar Yang Baik dan Benar

Ini laman yang aku dapat ketika browsing, ntah kapan aku lupa hehe... Aku juga lagi jalanin metode ini kok. Semoga bermanfaat temanteman!!! Semangat ^^ 1. Belajar Kelompok Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru. 2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun cata...

2 Peri Cantik

Kegiatan kajian Qur’an di Madrasah ku diadakan tiap ba’da jum’at. Biasanya kami bertiga selalu duduk berderetan ketika itu. Tapi kini... Setelah ba’da jum’at mereka akan mengikuti bimbingan Olimpiade. “ketika dua peri cantik mengikuti bimbingan olimpiade, aku bagai butiran debu” ucapku.  “dikau berlian ir..” sahut salah satu diantara mereka. Ntah kenapa kalimat itu yang terlintas ketika aku ingat bila mereka tidak akan terlalu sering mengikuti kegiatan kajian Qur’an tiap jum’at bersama ku. Aku tak begitu serius berkata seperti itu, hanya bercanda. Mereka pun pasti tau bila perkataan ku tak begitu serius. Tak ada maksud untuk membuka aib ku dan membangga-banggakan dua peri cantik ini. Tapi hanya untuk memuhasabah diri lalu menjadikannya suatu motivasi untuk pribadi lebih baik lagi. Mereka berdua teman dekat ku. Yang satunya IPA 3, satunya lagi IPA 1. Mereka juara 1 di kelasnya, yang satunya juara umum paralel eksak, satunya lagi juara kedua paralel eksak. LAH AK...