Dulu teman cowok ku yang satu ini selalu keras dengan pendapatnya yang menyatakan bila jodoh harus dipertahankan dari sekarang dengan pacaran. Baginya pacaran dari sekarang adalah ikhtiar untuk lancarnya kehidupan rumah tangganya. Tau apa sebenarnya teman ku tentang rumah tangga? *Ah aku saja tak tau dan tak ingin memikirkan itu sekarang, terlalu berat! J Dia bilang padaku bila ia dan pacarnya sekarang sedang menjalankan hubungan yang serius, satu sampai nanti. Bila dengar dari ceritanya pun, dia dan keluarganya sudah saling mengenal. Dia pernah bilang seperti ini padaku “aku udah buat bapak bangga dengan prestasi akademik, aku udah buat mama aku nangis pas aku bawa piala ke rumah, mau kuliah udah dikasi kapling sama dosen pas aku menang lomba kemarin, pacar aku ada buat masa depan, rasanya cukup dah” Sempat terasa sesak mendengar perkataannya ketika itu Andai dia tau bahwa ada cara yang lebih mulia untuk mensyukuri itu semua dan menjaga hati untuk dapatkan jodoh ...
Perbanyak dzikir, ingat selalu pada-Nya. Jika hati ini selalu mengingat-Nya, sempatkah kita menggalaukan yg lain?