Langsung ke konten utama

Postingan

Ayam Goreng & Tumis Teri Daun Singkong

Yang biasanya jadi makanan sehari-hari Kini jadi makanan spesial karna dimakan ketika pulang saja Kau yang sekarang biasa saja karna slalu bersama setiap hari Kelak jadi yang spesial kalau sudah jauh, jauh dari pandangan, jauh dari harapan Dan tadi malam tiba-tiba saja emak hantarkan makanan buatannya lewat teman yang akan ke sini Daaaaaaan tiba-tiba saja kau datang memberi kabar membawa keluarga besar ke sana, ke rumahku
Postingan terbaru

Karna Melodi

Suatu sore kala berkunjung di klinik anak BK Senyum mereka begitu mempesona hingga serat tuk berpaling Tepat 6 bulan K di sini, mencari bekal dunia dan akhirat Tapi sekarang baru lahir alasan kuat kenapa K harus ada di sini ... Karna Melodi Gadis cantik usia 3,5 tahun Melodi Sang Pengingat Nikmat Allah SWT Melodi Sang Surga Ibunda See you Melodi, nantikan ilmu pediatri K berkembang untukmu dan sahabatmu sahabatK 
Sudah berapa waktu bunga mengenalimu baik sengaja maupun tanpa sengaja Bukan 1 hari atau 2 hari bahkan sebulan atau setahun Tapi sudah kurang lebih 6 tahun bunga mengenalimu luar dalam begitulah kiranya Dan akhir-akhir ini kau seperti bukan dirimu yang biasa Bagus juga perubahan mu Semakin alim sikap mu, semakin aktif berorganisasi, semakin lincah ketika di taman Tak mengapa sekarang dirimu sepert ini, bunga sungguh bangga nyatanya Dan yang bunga tau perubahan dirimu ini karna cinta, karna rasa tertarikmu pada seorang muslimah cantik di taman Walau bunga harus seperti kecewa padamu karna lebih memilih bercerita soal rasamu pada bunga yang baru saja kau kenal dibanding bunga lamamu Langsung saja hikmahnya Kalaulah cinta pada manusia membuat insan semakin baik Bagaimana dengan mencintai Rasul Muhammad SAW apalagi cinta kepada Allah SWT Pastinya dapat membuat hidup sempurna Keep smile Kumbang berproses baik
Kecewa apa lagi kali ini? Sakitnya rasa tak dianggap keberadaan diantara kaum Lalu tersimpan rahasia yang tak boleh diketahui oleh diri Malu sekali kalau harus merasa kecewa terus-menerus Baru saja dikhianati berapa kali sudah berduka seperti ini Sadar tidak diri sudah berapa kali khianati Sang Pencipta Tapi tetap saja Sang Pencipta tak pernah merasa kecewa dan masih saja diri diberikannya nikmat terus-menerus
Hati yang terluka ini karena ada maksud baiknya Hati yang terluka ini sedang disucikan-Nya Hati yang terluka ini baru sadar betapa besar kasih sayang-Nya hingga diperintah menanti yang halal saja Semua ini karena paket doa orangtua untuk anak gadisnya Tak lupa pula ini juga karena doa mu Kamu Mungkin kamu pernah doa di depan multazam, hingga sekarang doanya melejit cepat terimbas kepadaku Mungkin kamu rajin berdoa dalam sujud sebelum tasyahud akhir, hingga sekarang doanya melejit cepat terimbas kepadaku Mungkin kamu rajin shalat di masjid lalu berdoa diantara adzan dan iqomah, hingga sekarang doanya melejit cepat terimbas kepadaku
Mumpung masih 18 tahun Saatnya belajar dengan tempaan dari karang kehidupan di masa muda Raihan-Adik Remajaku Teguhmu membangun Ummah Pendirianmu membela maruah Tafakurmu mendamba hidayah Dikaulah remaja yang sempurna Usia mudamu hanya sekali Penuhilah ia dengan berbakti Ajaran Rasul hendaklah diikuti Perintah Allah wajib dipatuhi Bersyukurlah atas rahmatNya Bersabarlah dengan dugaanNya Bertakwalah dirimu kepadaNya Pahala berganda ganjarannya Andai nafsu dapat kau tahan Tangisanmu hanya kerana Tuhan Hatimu terpaut pada rumahNya Nikmat Syurga akan kau rasa Perjalananmu masih jauh Wahai adikku aturlah langkah Gunalah dengan kelebihan yang ada Demi keagungan agama dan bangsa
Dulu teman cowok ku yang satu ini selalu keras dengan pendapatnya yang menyatakan bila jodoh harus dipertahankan dari sekarang dengan pacaran. Baginya pacaran dari sekarang adalah ikhtiar untuk lancarnya kehidupan rumah tangganya. Tau apa sebenarnya teman ku tentang rumah tangga? *Ah aku saja tak tau dan tak ingin memikirkan itu sekarang, terlalu berat! J Dia bilang padaku bila ia dan pacarnya sekarang sedang menjalankan hubungan yang serius, satu sampai nanti. Bila dengar dari ceritanya pun, dia dan keluarganya  sudah saling mengenal. Dia pernah bilang seperti ini padaku “aku udah buat bapak bangga dengan prestasi akademik, aku udah buat mama aku nangis pas aku bawa piala ke rumah, mau kuliah udah dikasi kapling sama dosen pas aku menang lomba kemarin, pacar aku ada buat masa depan, rasanya cukup dah” Sempat terasa sesak mendengar perkataannya ketika itu Andai dia tau bahwa ada cara yang lebih mulia untuk mensyukuri itu semua dan menjaga hati untuk dapatkan jodoh ...